Personal Branding Blog | Ide Bisnis Online » CMS » Cara Pindah Hosting WordPress
Cara Pindah Hosting WordPress
Melanjutkan pengalaman saya pindah hosting yang telah diposting pada beberapa waktu yang lalu, pada artikel kali ini saya akan berusaha menjelaskan cara pindah hosting wordpress. Kenapa wordpress ? Iya, karena kebetulan blog saya menggunakan salah satu CMS (Content Management System) andalan yaitu WordPress. Persiapan apa saja dalam memindahkan blog anda dimana domainnya live ke hosting yang baru dan hal apa saja yang perlu diperhatikan ? Perlu persiapan dan perhatian khusus, karena apabila anda tidak perhatikan, maka bisa jadi blog anda akan berantakan atau bahkan tidak bisa diakses sama sekali.
Oke, tidak perlu berlama-lama, langsung simak bagaimana pengalaman saya memindahkan blog wordpress saya ke hosting luar negeri.
Langkah pertama adalah cek domain anda, dimana anda melakukan registrasi domain ? Sebagian besar dari anda biasanya membeli satu paket domain dan hosting pada penyedia hosting baik itu di Indonesia maupun luar negeri, betul ? Apakah salah ? Tidak, karena memang sebagian besar pelaku bisnis online pemula, pasti memulainya dengan membeli paket hosting dan domain di satu penyedia, saya pun awalnya seperti itu. Jika anda sudah terlanjur membeli paket seperti itu sebaiknya anda tunggu sampai sewa hosting anda mau berakhir, usahakan 3 bulan sebelum domain anda expire, kontak dulu penyedia layanan tersebut. Jika, layanan hostingnya tidak seperti yang saya telah sebutkan di artikel sebelumnya, sebaiknya anda tidak perlu memindahkan hosting dan domain live anda. Namun, apabila kasusnya sama dengan yang pernah saya alami, sebaiknya anda memindahkan hosting dan domain anda. Intinya, nanti anda akan mudah mengelola secara optimal baik domain dan hosting anda. Yang perlu anda tanyakan adalah apakah mereka bisa memberikan akses untuk control domain anda! Jika memang bisa, tanyakan bagaimana aksesnya, jangan lupa untuk menanyakan username dan passwordnya. Bagaimana kalau si provider ternyata tidak mengijinkan (sebagian besar provider hosting di Indonesia tidak mengijinkan) untuk akses ke control domain anda ? Yang anda lakukan adalah lakukan pedaftaran pada system registrar domain, yang sangat terkenal adalah Godaddy dan Namecheap, saya sendiri menggunakan Godaddy. Untuk detil pemindahan domain dari provider di Indonesia ke Godaddy akan saya bahas secara terpisah.
Langkah kedua, adalah pastikan anda sudah menyewa hosting yang akan anda gunakan untuk domain anda. Sebaiknya pilihlah layanan hosting yang memberikan kapasitas unlimited, bandwidth unlimited dan addon domain unlimited, saya merekomendasikan untuk menggunakan provider hostgator, pilihlah menu web hosting dengan paket baby plan.
Langkah ketiga adalah backup database wordpress dan folder wordpress anda. Untuk backup database, anda harus masuk ke cpanel hosting lama anda. Saya sengaja capturekan image nya agar mempermudah dalam penjelasan.
Pilih PHPMYADMIN, kemudian akan muncul page dibawah ini.
Klik pada database yang biasanya dinamakan dengan _wrpx, jika anda hanya memiliki satu domain, maka nama database tersebut adalah _wrp1
Setelah anda klik pada database tersebut, maka akan muncul beberapa tabel sesuai dengan kustomisasi yang telah anda lakukan di wordpress anda sebelumnya.
Tabel database dipastikan tidak akan sama dengan milik anda nantinya, kecuali anda memasang plugin yang sama dengan milik saya !
Lalu, pada menu diatas ada beberapa menu, diantaranya adalah Structure, SQL dan sebagainya. Pilih menu Export, selanjutnya klik tombol Go untuk mendownload database wordpress anda.
Jangan lupa juga untuk men-download folder wordpress pada hosting lama anda, sebaiknya gunakan Filezilla FTP Client untuk memudahkan proses pen-download-an. Hal ini berguna untuk mendownload file-file pendukung yang selama ini anda gunakan pada hosting yang lama, termasuk didalamnya adalah theme, plugins dan image.
Berarti, sekarang anda sudah memiliki backup database wordpress dan backup file pada folder wordpress. Kini anda sudah siap untuk memindahkan ke rumah yang baru (penyedia hosting yang baru). Yang perlu anda siapkan pada hosting yang baru adalah setting addon domains, itupun jika anda menggunakan banyak domain yang menempel pada hosting tersebut.
Jika anda menggunakan addon domain, setting nya adalah sebagai berikut :
Pada isian new domain name isikan domain (mis. xyz.com) yang akan anda addon kan pada hosting tersebut, biasanya begitu anda isikan nama domain pada baris new domain name, baris subdomain dan document root akan terisi secara otomatis. Silahkan apabila anda kurang sreg, bisa diganti. Kalau saya, pada baris document root saja yang saya sesuaikan, karena biasa secara default document root nya menjadi /public_html/xyz.com, saya hanya menghilangkan .com nya saja. Selanjutnya untuk password silahkan anda pilih sendiri, password tersebut tidak digunakan. Jika isian sudah benar, selanjutnya adalah klik tombol Add domain untuk menambahkan domain yang akan dihostingkan bersama dengan domain-domain anda yang lain.
Langkah berikutnya adalah menghubungkan domain dengan hosting anda yang baru, ini adalah langkah yang paling penting. Karena jika anda tidak berhasil menghubungkan domain anda dengan hosting yang baru, maka dipastikan migrasi hosting anda gagal. Inilah pentingnya kendali domain (control domain) ada di tangan anda, sehingga jika terjadi apapun anda bisa dengan mudah untuk memindahkan hostingnya. Disini yang perlu diperhatikan adalah seting Nameserver pada domain control anda, arahkan Nameserver domain yang akan anda pindahkan ke hosting yang baru. Jika sudah anda arahkan, biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam sampai dengan domain anda aktif pada hosting yang baru. Anda bisa memeriksanya dengan mudah, yaitu dengan mengetikkan domain anda pada browser, jika muncul halaman dengan tulisan cgi-bin, maka tahap pertama pemindahan hosting anda berhasil.
Langkah berikutnya akan saya lanjutkan pada artikel mendatang.
Filed under: CMS · Tags: backup database wordpress, cara hosting wordpress, pindah hosting wordpress
















Pengalaman yang menarik. ini dapat dijadikan referensi bagi pengguna wordpress. Ada satu saran yang ingin saya utarakan, yaitu penyusunan folder hosting yang baik. sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses blog wordpress. Putri – threelas.com
articlenya sangat bagus bos..cm saya masih bingung dengan penambahan sub domain.
biar sub domain terpisah dengan domain utama gimana caranya bos?? upload wordpress melalui filezilla
Kalau mau pake sub domain, anda harus instal wordpress multisite, nantinya untuk penambahan sub domain bisa anda lakukan melalui dashboard wordpress. Tunggu artikel selanjutnya.
Proses pemindahan hosting emang ada beberapa cara, tapi pada intinya:
1. Download database lama
2. Download file wordpress lama
3. Setting DNS dari domain
4. Buat data base baru kemudian import data base lama ke data base baru
5. Upload wordpress lama ke hosting baru
6. Koneksi antara data base baru dengan wordpressnya
Kalau ingin tahu lebih detail bisa dibaca disini:
http://gomene.com/2011/10/how-to-move-wordpress-to-another-hosting-indonesia-language.html
cara full back up gmn bro?
makasih om, info pindah hosting wordpress sangat membantu……
[...] lewat cPanel. Kalau ada salahnya mohon dikoreksi. Kalau bermanfaat, minta +1 nya dong, gan.. Hehe..Cara pindah hosting WordPress lewat cPanel, sebuah artikel dari Berlin Sianipar. Spesial pake telor …bagaimana caranya. Cekidot [...]
mo pindah hostingan..
sambil nyari tutorial..
yah, lumayan..
makasih..
saya import kok selalu gagal ya
mas, aku kan punya blog wordpress.com.. kalau mau aku pindak ke self hosting bisa tidak ya, caranya bagaimana??
Postingan ini aku bookmark yah. Siapa tau berguna kalo ntar aku mau pake wordpress. Hehe